SATU IDENTITAS SATU KARTU

kejahatan kartu kredit semakin canggih. tak habis cara yang digunakan
untuk menyadap dan memindahkan data dari satu kartu kredit ke kartu lainnya.
bank sentral sampai harus mengeluarkan perintahnya yang terbaru agar bank penerbit
mengganti kartu kredit berbasis pita magnetik menjadi basis chip pada 2009.

kita belum tahu apakah perintah itu bisa membuat steril kartu kredit dari tangan-tangan jahil. Jauh lebih baik apabila pemilik kartu mengembangkan sikap waspada, seperti kata Dewan Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Dodit Wiweko Probojakti berikut ini :

1. Mintalah informasi tentang cara bertransaksi yang aman dari bank atau lembaga penerbit kartu kredit
2. Simpan kartu kredit di dompet dan selalu bawa dompet kemanapun Anda pergi.
3. Jangan sekali kali memberi tahu identitas dan data apapun tentang kartu kredit kepada pihak lain, termasuk
nomor kartu kredit, terutama tiga atau tujuh angka terakhirnya.
4. Jangan sembarangan bertransaksi menggunakan kartu kredit di internet. Cari data mengenai jaminan keamanan bertransaksi
dari merchant atau situs penjual barang yang Anda perlukan. Hindari situs yang tidak jelas.
5. Ketika bertransaksi di Internet, hindari fasilitas umum, seperti warung internet
6. Jangan sungkan mengamati kasir ketika melakukan transaksi di merchant. pokoknya jangan biarkan kartu kredit lepas dari pandangan mata Anda
7. Hindari bertransaksi menggunakan kartu kredit di toko yang mencurigakan.
8. Setelah bertransaksi di kasir atau dari ATM, selau simpan dengan baik notanya. Jangan pernah membuangnya, kecuali telah dihancurkan terlebih dahulu
9. Kalau kartu kredit Anda hilang atau dicuri, segera hubungi bank penerbit kartu agar segera memblokirnya.

Sumber : Tempo