Tak selamanya kita terus ‘menjomblo’

Aneh lagi deh gw, tiba-tiba tanpa pikir panjang gw tergelitik untuk membuat seri tulisan baru ‘jomblo’ versi hasil pemikiran gw. Tak usah bohong hati kita terus menerus mempertanyakan status kita sendiri sebagai apa ? tertekan memang kalo melihat teman sebaya sudah menikah bahkan sudah mempunyai anak. Ini bagaikan sebuah dilema yang tak henti-hentinya dipertanyakan oleh situasi yang tak bisa terpikirkan oleh kita.

Dalam hidup ini adalah barangkali sebuah proses. Proses dimana tahap demi tahap kita lewati. Tanpa ada suatu ukuran atau batasan yang kita harus lewati. Ada kalanya umur ini bertambah ketika itulah proses yang kita lewati dengan berbagai label ‘status’ yang kita pernah rasakan akan berjalan dengan sendirinya. Memang masalah umur sangat riskan dalam hal ini. Terutama bagi orang-orang yang sangat lama menyandang status jomblonya.

Nah, dan demi waktu dan kematangan kita berpikir kita harus bisa ‘istilahnya melebur status joomblo’ untuk menjadikannya sebuah kenangan dalam kehidupan kita. Kebijaksanaalah yang akan berbicara serta bertindak apa yang musti kita lakukan baik buruk, manis pahit kita sudah bisa memilah. Apalagi mencari pasangan hidup so….menikahlah

AddThis Social Bookmark Button