100 tahun kebangkitan nasional

Boleh percaya atau tidak yang namanya manusia itu adalah makhluk sosial. Dimanapun ia berada pasti butuh yang namanya manusia. Hal ini mendorong niat baik kita saling bantu membantu antar sesama manusia. Hampa rasanya jikalau kita hanya memikirkan untuk diri kita sendiri. Sebut saja kata orang klasik disebut juga sebagai ‘Ego’, merasa paling benar apa yang ia perbuat.

Hanya sekedar mengingatkan saja, Bangsa Indonesia ini sudah pada posisi yang memprihatikan. Sebut saja angka statistik untuk jumlah pengangguran semakin hari semakin menaik, angka jumlah kemiskinan makin banyak, apakah hati kita diam saja, hanya melihat dan menonton saja, apakah hati kita tidak tergerak melalukan sekedar sedikit perubahan. Mungkin hanya orang yang mempunyai hati yang bisa melakukannya.

Memberi dan berbagi antar sesama memang sudah menjadi rangkain klasik dahlulu. Banyak yang menyerukan untuk kita tergerak membantu mereka yang kekurangan. Andaikan kita sepeti mereka pasti tak tega melihatnya. Kesedihan yang amat panjang bisa kita beri dengan sedikit yang kita punya agar mereka dapat merasakan seperti yang kita rasakan.

Bangkitlah  Indonesiaku!