Terus Merokok atau Menderita Disfungsi Seksual

Dalam 15 tahun terakhir, lebih dari 5.000 penelitian dari berbagai senter kedokteran terkemuka di dunia mengungkap terdapat hubungan bermakna antara kejadian merokok dan terjadinya gangguan disfungsi ereksi pada laki-laki.

Benang merah dari seluruh penelitian ini, rokok berpengaruh sangat bermakna dalam penurunan kualitas pemburuh darah dalam tubuh manusia.

Seperti diketahui, ada dua faktor vaskuler penting yang menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi, yaitu; tingkat atheroskelerotik yang terjadi pada pembuluh darah (miller,2000) dan adanya faktor resiko utama.

Yang dimaksud dengan faktor resiko utama yang mempengaruhi terjadinya penurunan kualitas pembuluh darah adalah nikotin rokok (McVaryKT, 2001). Diabetes, Hipertensi, dislipidemia atau hipercholestrolemia (Leu,2000) dan obesitas (Esposito,2004)