the long jurney

ku ayunkan kaki tuk melangkah, pagi hari walaupun hujan yang tak kunjung reda menyirami dunia yang semakin hari makin edan. hah.. itu tak penting bagiku, yang ku pikirkan hari ini adalah bagaimana bisa datang tepat waktu ke kantor tanpa ada mahluk yang namanya kesiangan. walapun berangkat jam 5.44 pagi, ku paksa bangun lebih awal demi mendapatkan jatah duduk yang kata orang rugi sekali kalon naek kreta tidak dapet duduk untuk sekelas pakuan ekpress. Terkadang pilosofi itu tak urung membuat sebagian orang mereferensikannya… gokil memang.

Gerbong ku hitung, plot duduk sudah otomatis di gerbong 3 bagian depan tentunya. Ya… isinya itu-itu juga orangnya, nggak berubah dan kadang nggak nambah. walaupun begitu ada rasa kekeluargaan yang terlihat berbagi sapa salam menyertai perjalanan di gerbong 3. dari awal emang dah ketebak ceritanya tidak jauh-jauh apa yang sering di obrolkan dan kadang ada sedikit gosip yang “dibilang dewasa” about rumah tangga dan banyolan betawi. si anu tuh… anu dan anu… ledek sana sini congkel kelemahan dan kelebihan orang membuat tawa tergelagak kencang keluar dari penghuni gerbong 3.

singkat cerita aku pun kadang terbawa oleh cerita-cerita mereka yang kadang menggugah. pengalaman hidup yang lebih panjang dibandingkan gw, membuat sedikit memotivasi gw dalam menjalani hidup ini. the long jurney…. sebuah perjalan hidup abadi manusia yang akan melewati berbagai alam. huh.. begitu panjang dan pastinya tak terbayang alangkah indahnya jika perjalanan panjang ini berakhir di tempat yang kita inginkan, yaitu kedamaian dan kekekalan abadi surga. “dunia ini tak karuan, hidup ini tak karuan, kacau” karena itulah Allah maha adil kenapa menciptakan surga sebagai tempat tinggal yang penuh dengan kenikmamtan yang tiada tara dan tidak pernah terbayangkan oleh pikiran manusia sekalipun.

contribute : erpasoleh’s