masih ingatkah kita akan kematian…

sudah tau dunia pana, tetapi masih saja dikejar-kejar…
sudah tau ia kaya, tetapi masih saja merasa jiwanya miskin…

sebetulnya apa yang kau pilih sobat? kekal atau pana?

mengapa masih menumpuk-numpuk harta padahal kematian itu tak ada berita…
mengapa masih mengejar jabatan…karir yang tak pernah berujung…
mengepa engkau masih ragu… ragu dalam kebenaran yang nyata
mengapa engkau masih terlena dunia… hingga melupakan urusan untuk akhiratmu…

Berbangga-bangga atas anak…
berbangga-bangga atas istri…
berbangga-bangga atas pangkat & kekayaaan….

sebetulnya apa sih yang engkau cari duhai sobat?

sekuat dan sehebat apapun Anda….
ketika usia sudah mulai renta…
kekuatanpun lenyap seketika…
bak bayi yang tak berdaya…

ubanpun tak bisa dihentikan…
sebagai peringatan akan kematian….
bagi orang-orang yang berakal….

lantas apakah kau masih memikirkan dunia wahai sobat?

ketika desah nafas sudah ditenggorokannya….
ketika kaki terasa terpaut satu sama lain…
Dan jiwapun terasa begitu berat meninggalkan dunia…
hanya air mata yang mengalir menyesalinya….

lantas itulah ajal yang sudah menjemputmu…

kemana istriku..?
kemana anak-anakku..?
kemana harta-hartaku..?

mereka tak akan pernah dibawa semuanya oleh mu…
hanya amal kebaikan saja sebagai bekal perjalanmu yang masih sangat jauh…
perjalanan menuju kehidupan yang sebenarnya …alam akhirat