Updates from January, 2009 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • erpasoleh 8:00 am on January 30, 2009 Permalink | Reply  

    jadilah orang kreatif supaya jadi nggak miskin! 

    kretif bukan sesuatu yang harus dibeli dengan harga mahal

    Advertisements
     
  • erpasoleh 5:42 am on December 16, 2008 Permalink | Reply
    Tags: kaya raya   

    Kenapa orang bisa kaya raya ? 

    Saudaraku, betapa banyak orang mengeluh bahwa dunia ini tidak adil, karena yang kaya tambah kaya, dan yang miskin tetap miskin atau makin tambah miskin. Orang yang miskin seringkali berkata, seandainya mereka diberi kesempatan, mereka juga bisa kaya. Atau kalau mereka punya modal yang banyak atau pandai, mereka bisa mempunyai perusahaan juga. Benarkah modal bisa membuat orang kaya ?

    Banyak orang yang menang undian berhadiah, tapi dalam sekejap pula hartanya tersebut habis karena tidak dikelola dengan baik. Kaya dan miskin dalam konteks disini bukan dalam arti fisik, namun dari cara anda memandang uang.

    Apabila anda mempunyai rumah bak istana dengan lima mobil, namun anda selalu merasa kekurangan uang, berarti anda adalah orang miskin. Sebaliknya, seorang tukang becak yang sudah cukup puas dengan makan tiga kali sehari, bisa dianggap orang kaya.

    Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa yang membedakan seseorang kaya dan miskin bukan uang, kepandaian atau modal, tetapi cara berpikir.

    Nah, cara berpikir seperti apa yang membuat orang kaya ? Yang pertama adalah masalah tabungan (saving). Orang miskin berpikir menabung di tempat yang aman, orang kaya berpikir investasi di tempat yang nyaman.

    Tempat menabung yang aman menurut orang miskin adalah tempat yang paling sering didengar keberadaannya, paling banyak cabangnya, paling besar gedungnya, bunganya stabil, dan bisa memberikan jaminan keamanan apabila terjadi sesuatu.

    Sedang tempat menabung yang nyaman menurut orang kaya adalah tempat yang tidak banyak diketahui orang, beresiko tinggi, pendapatannya naik turun setiap saat, dan perlu keahlian khusus untuk mengelolanya.

    Prinsip orang miskin disini adalah “Safe Risk, Stable Return”, sedang orang kaya adalah “High Risk, High Return”. Yang kedua adalah masalah penghematan vs pendapatan.

    Orang miskin sangat mematuhi aturan “Jangan sampai besar pasak daripada tiang”. Artinya, seandainya pendapatan kita Rp 1 juta, sedangkan pengeluaran kita 1,5 juta, maka sebisa mungkin pengeluaran ditekan hingga Rp 800 ribu, masih sisa Rp 200 ribu untuk ditabung.

    Disisi lain, orang kaya jika mempunyai pendapatan 1 juta dan pengeluarannya 1,5 juta, maka mereka akan bekerja lebih keras sehingga pendapatannya mencapai 2 juta. Sehingga pengeluaran 1,5 juta tertutup dan masih tersisa Rp 500 ribu untuk ditabung.

    orang kaya adalah orang yang pasive icomenya lebih besar dari pada gajinya yang bisa didapatkan tanpa harus bekerja lembur.

    Bisa kita lihat disini, bahwa orang kaya pun mematuhi aturan penghematan tersebut, tapi dari sisi yang berbeda. Orang miskin melihatnya dari seberapa besar pendapatannya, lalu menekan pengeluarannya, sedang orang kaya melihat dari sisi pengeluarannya, lalu meningkatkan pendapatannya.

    Yang ketiga adalah masalah bagaimana anda dan uang bekerja bersama. Orang miskin bekerja keras demi uang, orang kaya menempatkan uang mereka pada instrumen tertentu agar bekerja keras bagi mereka.

    Disini semakin keras orang miskin bekerja, mereka akan mempunyai banyak uang, tetapi mereka hampir tidak mempunyai lagi waktu luang. Sebaliknya, semakin keras uang bekerja bagi orang kaya, mereka semakin punya banyak uang serta waktu luang.

    Itulah sebabnya tidak usah heran melihat orang kaya dengan
    ribuan karyawan masih sempat main golf, sedangkan orang miskin mengatakan tidak punya waktu mengantar anak tunggalnya jalan-2 ke mall karena sibuk bekerja.

    Yang keempat adalah pengelolaan uang tambahan. Seringkali jika kita menerima uang tambahan diluar gaji bulanan seperti THR, bonus, atau hasil kerja sampingan, pikiran orang miskin akan langsung digunakan untuk membeli sesuatu, karena dianggap duit tambahan tersebut sebagai rejeki dadakan. Orang kaya akan menempatkan uang tambahan tersebut pada investasi tertentu, dan bunganya baru dipakai untuk membeli sesuatu.

    Tiga hal yang berperan disini adalah waktu, modal awal dan bunga. Orang miskin dari segi waktu lebih cepat memperoleh barangnya, namun modal awalnya habis dan tidak memperoleh bunga. Sebaliknya, orang kaya lebih bisa menahan diri untuk membeli barang dalam waktu yang lebih lama, namun modal awalnya masih ada, karena pembelian dilakukan dengan bunga.

     
  • erpasoleh 9:33 am on December 15, 2008 Permalink | Reply
    Tags: bayar kosan   

    Kemana waktu yang kita pakai selama ini ? 

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1 tahun.
    Tanyakan kepada siswa yang tidak naik kelas [alhamdullilah gw belum pernah]

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1 Bulan.
    Tanyakan kepada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur.

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1 mingg.
    Tanyakan kepada seorang editor majalah mingguan

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1 hari.
    Tanyakan kepada seorang pebisnis yang selalu memikirkan kerugiannya.

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1 jam.
    Tanyakan kepada sepasang kekasih yang terpisah secara tidak sengaja.

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1 menit.
    Tanyakan kepada orang yang tertinggal kereta pakuan bogor tanah-abang 5;30.

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1 detik.
    Tanyakan kepada orang yang selamat dari kecelakaan terjepit pintu kereta pakuan.

    Jika anda ingin mengetahui arti waktu 1/10 detik…
    Tanyakan kepada orang yang menang lari cepat dalam acara 17 agustusan.

    Jika Anda ingin mengetahui berapa waktu yang hilang selama ini ? sok berhitung….

     
  • erpasoleh 3:21 am on December 3, 2008 Permalink | Reply  

    Biarkan hati ini bicara, lalu dengarkanlah! 

    Kekuatan hati dalam mencapai kesuksesan kita tidak lain adalah upaya untuk mendengarkannya. Pantaskah kita menjadi pendengar yang baik bagi diri kita sendiri?

     
  • erpasoleh 9:04 am on October 23, 2008 Permalink | Reply  

    KAYA hanyalah sebuah akibat 

    “KAYA hanyalah sebuah akibat, Rahasianya ada pada SEBABNYA”

    SEBAB Allah swt-lah yang melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendakinya dan menyempitkan rezki bagi siapa yang dikehendakinya, Allah maha kuasa atas segala sesuatu.

     
  • erpasoleh 9:14 am on October 14, 2008 Permalink | Reply  

    kata mereka 

    aq tak akan pernah lupa dengan kata ini,

    “kerjakanlah dengan hati yang tulus ikhlas”

    “jangan pernah ada kata putus asa”

    “sabar dan luruskan niat”

    “jadilah orang-orang yang sabar”

    “kalo kita berusaha pasti ada jalan keluar”

    thank u for all, i always remeber’u

     
    • danie 10:43 am on November 5, 2008 Permalink | Reply

      ah..lo bukannya suka ngedumel…g pernah ihklas :))

  • erpasoleh 8:57 am on October 8, 2008 Permalink | Reply  

    Senang melihat orang susah 

    Bencana besar dan hati yang mati jika kita senang melihat penderitaan orang lain. Mati hati, mati pendengaran, dan mati penglihatan adalah salah satu penyebabnya. Sebagai Insan yang selalu membutukan orang lain istilahnya makhluk sosial kita tidak akan rela sesama insan melihat dalam keaadaan yang susah. Susah mencari nafkah, susah untuk menyekolahkan anak-anak mereka, susah untuk mencari seuap nasi dan sebagainya.

    Apakah kita hanya jadi orang yang diam saja, cuma jadi penonton dan komentator. Tanpa dibarengi tidakan mereka adalah saudara kita juga. Mereka orang indonesia juga, Mereka layak hidup seperti layaknya hidup kita, Mereka juga punya cita-cita.

    Wahai orang yang masih punya ‘hati’ izinkanlah untuk coba memikirkan orang lain yang kesusahan. Kita terlalu terbuai oleh angan-angan kosong yang menjebak pikiran kita hanya untuk mementingkan diri pribadi kita.

    Kita tidak akan miskin gara-gara memberi [apapun itu] kepada orang yang membutuhkan.

    Sedikit bagi kita, tetapi besar di hadapan mereka.

     
  • erpasoleh 8:43 am on October 8, 2008 Permalink | Reply
    Tags: ilmu   

    Ilmu bisa menjadikan seorang sombong 

    Hati-hati brow, ilmu bisa membuat seseorang menjadi sombong. Penyakit akut ini pada dasarnya menimpa para pelajar dan peneliti. Ia akan merasa bangga dengan ilmu yang dimilikinya dengan begitu ia akan beranggapan orang lain bodoh dan akulah yang pintar.

    selain ilmu, kencantikan, harta, dan jabatan membuat seseorang bisa sombong karenanya.

    Inget cantik itu relatif waktunya toh lama-kelamaan keriput itu muncul dimakan usia.

    maka berbahagialah orang-orang yang jiwa-jiwanya tenang dan hatinya bersih.

     
    • [H] 3:16 pm on October 8, 2008 Permalink | Reply

      Klo garink bisa membuat orang sombong gag??!?
      kriux2,,

  • erpasoleh 8:31 am on October 8, 2008 Permalink | Reply
    Tags: mau kaya   

    Mau kaya, kudu belajar kaya 

    Disuatu tempat sebut saja di kebayoran baru, ada seorang pengemis yang datang ke rumah seorang yang sedang duduk diteras rumahnya. Si pengemis seperti biasa kerjaanya tukang meminta-minta. Lalu pengemis tersebut meminta alakadarnya kepada si Blur yang duduk diteras tadi.”pak tolong saya pak, saya belum makan dari kemari”, kata si pengemis. jawab si Blur “Wah… boro-boro makan ngak ada tuh”. Lantas si pengemispun meminta permintaannya yang lain, ” pak kalo tidak ada makanan, air putih juga tidak apa-apa”. jawab si Blur “Huh air juga nggak ada yang lain aja deh”.

    Si pengemis mulai mikir, kalo gitu Blur ikut saya aja deh!!! kemana…. “Ngemis”.

    dari kisah di atas kita dapat mengambil hikmah, bahwasanya orang yang mau kaya harus belajar jadi orang kaya. memberikan infaq, shodakoh, dan sebagainya kepada orang yang membutuhkan. sebaliknya jika kita ingin menjadi miskin jadilah orang miskin.

    Tangan diatas lebih mulia dari pada tangan dibawah, memberi lebih mulia dari pada menerima.

    lebih baik orang kaya yang bersyukur dari pada orang miskin yang sombong.

     
    • [H] 3:13 pm on October 8, 2008 Permalink | Reply

      lebih baik orang kaya yang bersyukur dari pada orang miskin yang sombong

      TibulakBalik kitu :mrgreen:

      btw bannerna alus uey,,mantaff lah pokona mah,,

      gebleg 5 artikel sapoe

    • yurikagroup 2:57 pm on November 16, 2008 Permalink | Reply

      Asw, boz ada bisnis baru aja launching, bonusnya gedhe nyampe 1,7 milyar perbulannya dan akan naik terus.. Daftar gratis kok, bonusnya juga banyak HP,vcd,dvd,tv dll, cepetan gabung yaa..

    • yacob ferdiansyah 4:29 am on January 26, 2009 Permalink | Reply

      gak ada yang instan sehari,2hari kaya ,butuh perjuangan , doa, waktu

  • erpasoleh 8:19 am on October 8, 2008 Permalink | Reply
    Tags: kungfu panda   

    Jadi inget kungfu panda 

    brow, tau nggak film kungfu panda. Dari film ini sebenarnya ada pesan yang mendalam dalam menggapai suatu cita-cita ‘the dragon warrior’ itulah keinginan si panda alias ‘pho’ yang menurut ibunya malah menyarankan untuk jualan mie ‘sell noodle’.

    Bermula dari coba-coba si pho berniat untuk menghadiri pencarian sang pahlawan ‘the dragon warrior’. al-hasil dengan kerja keras pho dipilih oleh sang master sebagai ‘the dragon warrior’.

    ternyata rahasia cuma satu yaitu ‘nothing’. Brow, ingat apapun yang akan kita hadapi tidak selamannya terasa berat dan susah seperti yang kita pikirkan. Kebanyakan dari kita sudah kalah perang duluan sebelum maju ke medan perang…

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel